Sabtu, 27 April 2024

jenis-jenis topologi dalam jaringan komputer

 

Pengertian Topologi Jaringan

    Topologi jaringan komputer adalah metode atau cara yang digunakan agar bisa menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel atau pun nirkabel (tanpa kabel). Topologi jaringan komputer berfungsi untuk mengetahui bagaimana masing-masing komputer atau host dalam jaringan komputer dapat saling berkomunikasi satu sama lain.

Jenis-Jenis Topologi Jaringan Komputer


1. Topologi Ring

    Topologi ring atau sering disebut topologi cincin adalah jenis topologi jaringan yang digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Umumnya, jenis topologi jaringan ring ini hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi. 



2. Topologi Bus

    Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana. Umumnya topologi jaringan ini dilakukan pada installasi jaringan berbasi kabel coaxial. Topologi bus menggunakan kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC.



3. Topologi Mesh

    Topologi mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Jaringan topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.



4. Topologi Star

    Topologi star atau disebut juga topologi bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana umumnya menggunakan hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.





5. Topologi Tree
    Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Umumnya, topologi tree digunakan untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.




6. Topologi Peer to Peer

    Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Umumnya topologi peer to peer menggunakan satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagai data. 



7. Topologi Linier

    Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus berurut. Umumnya topologi ini hanya menggunakan satu kabel utama sebagai konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.



8. Topologi Hybrid

    Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berbeda dan membentuk jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk topologi hybrid.





















Minggu, 07 April 2024

PERAKITAN MEDIA TRANSMISI





Perakitan media transmisi merupakan proses penyusunan atau pemasangan media yang digunakan untuk mentransmisikan data atau sinyal dari satu tempat ketempat yang lain. media transmisi dapat berupa kabel tembaga, serat optik atau transmisi nirkabel.  berikut adalah langkah - langkah umum dalam perakitan media transmisi. untuk praktek ini kami memakai jenis straight dan cross.



PERAKITAN KABEL


Untuk memulai praktik prakitan kabel alangkah baiknya siapkan alat dan bahan terlebih dahulu seperti:


1. Kabel UTP 3 Meter   






2. RJ - 45 





3. LAN Tester 





4. Tang Crimping




5. Tang rotary wire stripper pengupas kabel

 


Setelah menyiapkan alat dan bahan berikut langkah - langkah Perakitan :


1. Kupas kulit kabel sesuai dengan konektor RJ45 




2. Pisahkan warna sesuai urutan warna pada standar kabel stright-through atau kabel cross-over.




Urutan warna pada standar kabel stright-through 




Urutan warna pada standar kabel cross-over.



3. Susun urutan warna sesuai dengan kebutuhan 

4. Pastikan urutan warna sesuai standar

5. Pastikan pula ujung kabel dipotong sama rata





6. Jika urutan kabel telah sesuai dan dipotong sama rata, masukan kabel UTP tersebut kedalam konektor RJ45.




7. Rapatkan konektor menggunakan crimping tool.




8. Uji konektivitas kabel UTP menggunakan LAN Tester.



Vidio Uji konektivitas kabel UTP cross-over menggunakan LAN Tester Kelompok 4.

https://youtube.com/shorts/T08vCjcAQGQ?feature=share

Vidio Uji konektivitas kabel UTP stright-through menggunakan LAN Tester Kelompok 4.

https://youtube.com/shorts/4bc0fUlB0Fc?feature=share



Perakitan media transmisi ini dipraktekkan oleh kelompok 4 

Mata Kuliah : Jaringan Komputer  

Dosen Pengampu : Pak Jordy Lasmana Putra, M.Kom

Nama Anggota :

1. Aisya Dewi Oktaviani (19221466)

2. Maya Dwi Latifah (19220796)

3. Celine R Pratiwi (19220708)

4. Elsa Indah Marlina (19220213)

5. Ayuwandira lindiyasari (19211041)

6. ⁠ Dahyatin Nupus (19220005)


-TERIMA KASIH-








Kamis, 04 April 2024

Perangkat-Perangkat Pembentuk Jaringan

            Perangkat pembentuk jaringan adalah sekumpulan perangkat keras, perangkat lunak dan insfraktuktur yang bekerja bersama sama untuk memungkinkan komunikasi data antara perangkat dalam suatu jaringan. Perangkat-perangkat yang membentuk jaringan komputer bisa sangat bervariasi, tergantung pada jenis dan skala jaringan yang dibentuk. Berikut ini adalah beberapa perangkat utama yang biasanya digunakan dalam pembentukan jaringan komputer:


  1. 1. Router Perangkat keras yang mengarahkan lalu lintas data antara jaringan lokal dan jaringan luas (seperti internet). Router membantu dalam pengalihan paket data ke tujuan yang tepat di antara jaringan yang terhubung.





  1. 2. Switch Perangkat keras yang memungkinkan komunikasi antar perangkat dalam jaringan lokal. Switch bekerja dengan meneruskan data hanya ke perangkat yang dituju, sehingga efisien dalam penggunaan bandwidth jaringan.





  1. 3. Hub Mirip dengan switch, tetapi beroperasi pada lapisan fisik OSI (Open Systems Interconnection) dan meneruskan data kepada semua perangkat yang terhubung tanpa memperhatikan tujuan data. Hub telah digantikan oleh switch dalam banyak jaringan modern karena efisiensi dan keamanan yang lebih rendah.


  1. 4. Modem Perangkat yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog untuk transmisi melalui saluran komunikasi seperti kabel tembaga (DSL modem) atau serat optik (fiber modem). Modem juga melakukan sebaliknya, yaitu mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital saat menerima data.



  1. 5. Firewall Perangkat lunak atau perangkat keras yang digunakan untuk mengamankan jaringan dengan memantau dan mengontrol lalu lintas yang masuk dan keluar dari jaringan. Firewall membantu mencegah akses yang tidak sah dan melindungi jaringan dari serangan cyber.




  1. 6. Repeater Perangkat yang digunakan untuk memperkuat sinyal jaringan. Repeater mengulang sinyal yang diterimanya sehingga memperpanjang jarak jaringan.



7. Access Point (AP) adalah perangkat yang memungkinkan perangkat nirkabel (seperti komputer, smartphone, atau printer) untuk terhubung ke jaringan kabel secara nirkabel. AP umumnya digunakan dalam jaringan Wi-Fi.



8. Kabel dan Konektor  adalah perangkat fisik yang digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam jaringan. Ini termasuk kabel Ethernet, kabel koaksial, konektor RJ-45, dan konektor fiber optic, tergantung pada jenis jaringan yang digunakan.




Inilah beberapa perangkat utama yang membentuk infrastruktur jaringan komputer. Kombinasi dan konfigurasi perangkat ini bervariasi tergantung pada kebutuhan dan karakteristik spesifik dari jaringan yang dibangun.